Operasi pencarian (SAR) hari kelima berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri.
Tipe : Twin Otter DHC6-400.
No. Reg : PK-CDC.
1. Pada hari Minggu tanggal 22 September 2019 sekitar pukul 07:15 WIT operasi pencarian (SAR) berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri.
Tipe : Twin Otter DHC6-400.
No. Reg : PK-CDC di lereng pegunungan ketinggian 14.200 _feet_ wilayah Distrik Hoya, Kab. Mimika.
2. Kronologis operasi pencarian (SAR) pesawat sebagai berikut :
a. Pukul 05:30 WIT dilaksanakan _briefing_ penerbangan yang diikuti oleh _crew_ pesawat yang akan melaksanakan operasi SAR.
b. Pukul 06:18 WIT pesawat CN-235/ A-2318, pilot : Mayor Pnb Yoga _take off_ menuju area sasaran untuk melaksanakan pengamatan cuaca dan pencarian ( _searching_) dengan membawa 4 (empat) personel SAR Timika.
c. Pukul 06:33 WIT pesawat PT. Freeport Indonesia Heli Bell 407/ PK-ZGM, pilot : Capt. William Watson _take off_ menuju area sasaran pencarian.
d. Pukul 07:45 WIT pesawat CN-235/ A-2318, pilot : Mayor Pnb Yoga _landing_ kembali di Bandara Baru Mozes Kilangin Timika dengan aman.
e. Pukul 07:52 WIT pesawat PT. Freeport Indonesia Bell 407/ PK-ZGM, pilot : Capt. William Watson _landing_ kembali di Bandara Mozes Kilangin Timika.
f. Pukul 08:00 WIT dilaksanakan evaluasi hasil pencarian dan pengamatan lokasi jatuhnya pesawat PK-CDA.
Hasil evaluasi, pesawat Bell 407/ PK-ZGM, pilot : Capt. William Watson berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat PK-CDC di wilayah Distrik Hoya, Kab. Mimika.
g. Selanjutnya dilaksanakan persiapan operasi evakuasi SAR terhadap _crew_ pesawat PK-CDC.
Demikian laporan pendahuluan, perkembangan dilaporkan pada kesempatan pertama.
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar