Jumat, 13 Desember 2024

Upaya Melestariakn Hutan Papua

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bebrapa Waktu yang lalu tanggal 4-5 Desember 2024 telah melaksanakan Temu Kader Konservasi yang di Hadiri oleh Puluhan Kader Konservasi se Tanah Papua di Horel Horison Kotaraja. 
para Kader dalam Pertemuan tersebut  vanyak mendapatkan Materi tentang Perlindungan Hutan dan Pola Pelestarian Alam πŸŒΏπŸƒ khususnya di wilayah Jayapura dan sekitarnya dan hari keduanya peserta Kader dibawa menuju salah satu tempat binaan Dinas LHK di distrik Nimboran Kab. Jayapura yang mana lokasi tersebut telah dikunjungi para wisatawan lokal dan Asing, salah satu tempat tersebut bernaa Isyo Hill's atau Sekolah Alam, 
Ahmad Saefudin A.Md menjelaskan bahwa pentingnya menjaga, melestatikan alam sebagai bentuk mewujudkan ketahanan di masa depan agar anaka cucu masih dapat menikmati seperti apa yang kita nikmati saat ini, , 

Kita Kerahui  bahwa Wilayah Kita Luas dan sudah terbagi menjadi beberapa Provinsi se Pulau Papua,  
Papua mendapat bagian Punggung +/- 4 juta Ha, kawasan hutan, hutan papua ada isinya satwa dan lain lain, semua itu secara alami menempati areanya masing-masing, Tuhan menciptakan hewan hidup bebas termasuk bakteri dan jamur. 
Isi alam menjadi tanggung jawab kita yang kita harus jaga, kita  kelola dan manfaatkan, kita hidup dari alam, salah satu yang hidup seccara alami yaitu suku Korowai mereka benar benar hidup dibata pohon, 
Ada pengaruh kehidupan dari luar, ada juga kehidupan dari dalam hutan, kekayaan alam yang ada perlu kita lestarikan kita lindungi, karena ada beberapa jenis tumbuhan / hewan endemik tertentu perlu di budidayakan,  untuk menjaga semua itu perlu kepedulian kita menjaga Hutan Papua, Agar anak -anak  cucu bisa menikmati flora / fauna di Papua, 
Petemuan ini bisa dimanfaatkan untuk saling tukar menukar pengalaman dalam melestarikan  hutan di alam papua, salah satu yang berhasil adalah tempat Cenderawasih  yang hari ini telah dikunjungi dari wisatawan lyat negeri, 
Ucapan terima kasih banyak yang telah membantu kami menjaga alam yang Tuhan berikan kepada kita,  harapannya Mitra punya kesamaan misi visi menjaga alam ini. demikian ungkapan Taufik Mubarak, S. Hut. MT dari BKSDA Papua: Konservasi Kawasan dan Spesies, Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan. 
di Sisi Tokoh Nasional asal Papua Alex Waisimon yang yelah melalangbuana mengatakan bahwa 
Kita lahir Hutan sudah ada, maka harus bersyukurlah, harta tak ternilai yang Tuhan kasih, harta itu ketika mancing ikan ga bayar, tokok sagu ga bayar,  ambil kayu buat rumah atau kayu bakar gratis ga bayar, 
Kembali ke kampung halaman, membangun dengan perjuangan, ciptaan Tuhan harus dijaga, di Papua lahir langsung dapat tanah, di luar negeri lahir ga dapat jatah tanah, 
Nenek moyang berjuang agar kita kita tetap ada dan menikmati alam,  jadi Hutan = supermarket, Alam ini adalah Titipan beruapa hutan, laut, tanah, mangrove sungai, gambut,  ingat ada sekitar 750 spesies Burung dan 5000an spesies kupu-kupu asa di Papua, Jargon di Papua dalam menjaga alam adalah Trada ko trada sa,